Desa Cinandang
Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto
Kepala Desa Cinandang Menjadi Narasumber Pembekalan Calon Peserta Lomba Pelaksana Gotong Royong Terbaik Tahun 2026
Kepala Desa Cinandang, H. Agus Siswahyudi, SE., SH., diundang sebagai narasumber dalam kegiatan Pembekalan Desa/Kelurahan Calon Peserta Perlombaan Pelaksana Gotong Royong Terbaik Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto. Acara berlangsung pada Kamis (27/11/2025) di Hotel LYNN Kota Mojokerto dan diikuti oleh berbagai unsur perangkat daerah serta perwakilan desa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB tersebut dihadiri oleh 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat se-Kabupaten Mojokerto, Ketua Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan, kepala desa, Ketua TP PKK desa, Ketua BPD, Ketua LPM, serta Ketua Lembaga Adat Desa (LAD). Setiap kecamatan mengirimkan satu desa sebagai perwakilan untuk mengikuti pembekalan ini sebagai persiapan menjelang perlombaan yang akan digelar pada tahun 2026.
DPMD Kabupaten Mojokerto menunjuk Kepala Desa Cinandang sebagai narasumber utama karena rekam jejak Desa Cinandang yang dinilai sukses dalam berbagai lomba tingkat kabupaten maupun provinsi. Pada tahun 2023, Desa Cinandang berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya Juara 3 Lomba Pelaksana Gotong Royong Terbaik Tingkat Provinsi, Juara 3 Lomba Desa Tingkat Provinsi, serta Juara 3 Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi. Pengalaman tersebut menjadikan Desa Cinandang sebagai salah satu model desa yang dinilai mampu memberikan inspirasi bagi desa lainnya.
Dalam penyampaiannya, H. Agus Siswahyudi memaparkan berbagai kiat sukses dalam mengikuti lomba desa, mulai dari strategi penguatan kelembagaan, pelibatan masyarakat, hingga manajemen persiapan data dan kegiatan lapangan. Ia menekankan bahwa kunci utama keberhasilan bukan semata-mata pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada kekompakan perangkat desa dan partisipasi aktif warga.
Lebih jauh, ia memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar memandang lomba bukan hanya sebagai ajang meraih prestasi, tetapi sebagai momentum membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong yang kian memudar. Menurutnya, kegiatan lomba desa dapat menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bersama.
“Yang terpenting bukan hanya menang, tetapi bagaimana lomba ini bisa menghidupkan kembali semangat gotong royong dan partisipasi warga. Jika hal itu terwujud, maka desa sudah menjadi juara di hati masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan pembekalan berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab dari peserta. Diharapkan pembekalan ini mampu memberikan bekal yang kuat bagi perwakilan desa dalam menghadapi perlombaan tahun 2026 serta mendorong meningkatnya kualitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.



Huda
08 Agustus 2025 10:43:41
Sangat bagus sebagai pemula...